Adik Bunuh Kakak Kandung Gegara Tak Terima Dimaki, Kepalanya Dicangkul


Adik membacok kepala kakak kandung menggunakan cangkul di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Korban meninggal dalam perawatan akibat luka berat di bagian kepala.

Informasi diperoleh, kronologi penganiayaan berujung kematian ini dipicu kata-kata makian. Pelaku tak terima dimaki korban hingga berujung peristiwa tersebut.

"Pelaku Wilandar Simarmata (33) usai kejadian sudah diamankan. Korban Edes Simarmata (43) dibawa ke Rumah Sakit Grand Medistra Lubukpakam karena mengalami luka di bagian kepala, namun meninggal dunia," ujar Kasatrekrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad Firdaus, Jumat (5/11/2021).

Dia menjelaskan, peristiwa berdarah bermula saat pelaku berangkat dari rumahnya dengan membawa cangkul untuk membuang air di area sawah Dusun XII Lubuk Tampu, Desa Sidoarjo II Ramunia, Kecamatan Beringin karena kebanjiran, Rabu (3/11/2021) malam.

Di pertengahan jalan sebelum sampai area sawah, dia berpapasan dengan kakak kandungnya. Di situ, korban langsung memaki-maki pelaku.

"Pelaku yang tidak senang dimaki mendatangi korban. Lalu mengayunkan cangkul yang dipegangnya ke arah kepala abang kandungnya hingga tergeletak tak berdaya. Selesai membacok, dia meninggalkan lokasi," kata mantan Kasatrekrim Polres Langkat tersebut.

Mendapat informasi perihal kejadian itu, tim Unit Reskrim Polsek Beringin bergerak ke tempat kejadian dan mengamankan pelaku.

"Kami amankan barang bukti berupa sebuah cangkul," kata lulusan Akpol 2006 tersebut.

Hasil keterangan pelaku, dia tidak mengetahui apa sebab korban memakinya.

"Pelaku dengan korban sebelumnya tidak ada masalah ataupun cekcok. Dia sudah lelah bekerja dimaki-maki sehingga tersulut emosi dengan spontan mencangkul kepala abangnya," kata Firdaus.

Menurutnya, korban menghembuskan napas terakhir pada Kamis (4/11/2021) setelah dirawat sekitar 5 jam di Rumah Sakit Grand Medistra Lubukpakam. Ada 20 jahitan di bagian kepala korban. Jenazah sudah dibawa ke rumah duka oleh Rumah Sakit Grand Medistra Lubukpakam untuk dimakamkan.

0 Response to "Adik Bunuh Kakak Kandung Gegara Tak Terima Dimaki, Kepalanya Dicangkul"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel