Misteri Hilang Misterius Yana, Diduga Hilang Di Ambil Siluman Ular Kuning. Ternyata Ini Paktanya


Sebuah video sampai kepada TribunJabar.id melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Video tersebut menampilkan sosok Yana Supriatna (40) yang sempat dinyataan hilang di Cadas Pangeran.

Yana membuat jagat pemberitaan geger dengan kehilangannya yang seolah-olah dicelakai orang tak bertanggung jawab.

Yana dikabarkan dijerumuskan ke dasar jurang Cadas Pangeran, Sumedang, sehingga tim SAR Gabungan melakukan pencarian.

Namun, belakang Yana ditangkap polisi di sekitar Majalengka, setelah sempat pergi ke Cirebon.

Yana di dalam video di ruangan kantor Polres Sumedang itu duduk dengan baju yang sama seperti baju di dalam foto yang sebelumnya beredar, yakni batik cokelat dan celana hitam.

Dia duduk pada sebuah kursi. Duduk tegap sambil kedua tangannya memegangi tas di atas pahanya.

Di depannya terdapat sebuah meja.

Di atas meja, sebotol besar air mineral tampak disediakan.

"Sok bari ngemil, ngarah sehat (Silakan sambil ngemil supaya sehat)," kata sebuah suara.

"Caina tah aya, cai (Airnya juga itu sekalian minum)."

Suara-suara itu tampaknya suara polisi yang baru saja sampai dari menjemput Yana.

Mereka berbicara dengan santai dan dalam kesan bahasa Sunda yang lembut.

Namun, Yana menolak tawaran untuk minum dan mengemil itu.

Dia mengatakan bahwa dia sudah minum dan ngemil sebelum ditangkap polisi.

"Atos, Pa, tadi (Sudah, Pak, tadi)," katanya.

Di dalam video itu, Yana ditanya apakah dia sengaja membuat pesan suara menangis.

"Apakah pesan suara itu pura-pura?"

Yana menjawab bahwa tangisan itu adalah tangisan yang betu-betul.

"Muhun, Pa, Abdi nangis (Betul, Pak, saya menangis)," katanya.

Yana sempat menggegerkan media massa dan media sosial karena dinyatakan hilang secara misterius.

Kepada polisi, Yana Supriatna mengaku kebingungan mengapa dia sampai di Cirebon. Sebab di Cirebon dia layaknya pria linglung.

Dia hanya menghabiskan waktu pada Rabu (17/11/2021) di masjid di sekitar Dawuan, Cirebon, sebelum akhirnya tertangkap polisi di Kadipaten, Majalengka, pada Kamis (18/11/2021)

Kini Yana mendekam di Mapolres Sumedang untuk diperiksa intensif.

Berikut ini detail perjalanan yang dilakukan Yana Supriatna (40) menurut penuturan Kepala Seksi Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana.

Baca: Fakta Baru soal Hilangnya Yana di Cadas Pangeran, Sepeda Motor Sengaja di Parkirkan di Sela Truk

Yana, yang dinyatakan hilang pada Selasa (16/11/2021) malam di Cadas Pangeran, ternyata hanya memarkirkan kendaraannya di sela-sela truk terparkir.

Menurut catatan TribunJabar.id, kondisi motor juga dalam keadaan terkunci leher.

"Yana kemudian memberikan kabar kepada istrinya bahwa dia dicelakai seseorang, kemudian dia naik elf ke Cirebon," kata Dedi kepada TribunJabar.id, Jumat (19/11/2021) melalui sambungan telepon.

Namun, angkutan yang ditumpangi Yana hanya sampai Majalengka.

Di Majalengka, dia menghampiri sebuah masjid dan menunggu atau mungkin tertidur hingga subuh menjelang.

Seusai salat Subuh, dia lantas ke Cirebon melanjutkan perjalanan yang tertunda karena ketiadaan kendaraan.

Sampailah dia pada Rabu di Cirebon.

Namun di Cirebon, tidak banyak yang dia lakukan.

Menurut Dedi, kepergiannya ini ke Cirebon dilatarbelakangi oleh persoalan di tempatnya bekerja.

"Dari Cirebon, dia kemudian hendak kembali ke Majalengka."

"Di Majalengka inilah, tepatnya di persimpangan jalan Kadipaten-Jatitujuh, Yana ditemukan oleh polisi," kata Dedi.

Tanpa menjelaskan detail waktu apakah Yana beranjak dari Cirebon sore atau malam hari.

Dedi mengatakan, karena ada masalah yang berkaitan dengan pekerjaan, Yana menghindar dari keluarga dan dari pekerjaannya juga, yakni dengan berpura-pura dianiaya orang.

Namun, untuk menjelaskan pasal apa yang menjerat Yana, Dedi mengatakan polisi masih memeriksa intensif.

"Masih diperiksa," katanya.

Pada Kamis (18/11/2021), Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian Yana Supriatna.

Proses Pencarian Besar-besaran

Proses pencarian Yana dilakukan pada Rabu dan Kamis siang kemarin.

Bahkan pada Kamis siang istri Yana, Kurniasih (46), datang langsung ke Cadas Pangeran.

Mata Kurniasih terlihat berkaca-kaca dan tatapannya kosong.

Sambil ditemani keluarganya, Kurniasih terus merapalkan doa-doa untuk keselamatan Yana yang hilang sejak Selasa malam.

Bersama keluarga dan anaknya, Ahlam Haiti Qolbi (6), Kurniasih duduk tidak jauh dari tempat berkumpul tim SAR Gabungan.

Yana sempat hilang misterius setelah dua buah pesan suara dikirimkannya kepada sang istri.

Pesan yang pertama berisi informasi dia segera pulang ke Sumedang bersama seseorang yang ikut menumpang.

Pesan kedua berisi informasi bahwa yang menumpang itu adalah orang jahat.

Menurut Kurniasih, Yana ketika itu hendak pulang ke Sumedang setelah menyelesaikan urusan pekerjaan di Bandung.

Dia bekerja di sebuah kantor notaris di Sumedang.

Hari itu, kantor memintanya mengurus sesuatu ke bank di Dago dan Asia Afrika.

"Sebelum berangkat saya tanya, mau ke mana, Pak? Dia jawab mau ke bank urusan pekerjaan," kata Kurniasih.

Kurniasih mengatakan, tidak pernah ada masalah antara Yana dengan keluarga.

Pun demikian dengan lingkungan kerjanya, Yana tidak pernah berkeluh kesah tentang pekerjaan dan situasi lingkungan kerjanya.

"Enggak ada masalah apa pun," kata Kurniasih, yang suaranya gemetar seperti menahan tangis.

"Pokoknya diketemukan sampai selamat," katanya.

Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Dua ekor anjing pelacak milik Unit Pol Satwa Dit Samapta Polda Jabar sempat dikerahkan untuk mencari Yana Supriatna di kawasan Cadas Pangeran.

Menurut pantauan TribunJabar.id di lokasi, setelah berkeliling di sekitar lokasi awal ditemukannya sepeda motor milik korban, anjing pelacak lantas menyusuri jalan dan dasar jurang Cadas Pangeran.

"Dua ekor anjing pelacak yang kami libatkan untuk mencari keberadaan Yana," kata Kanit Pol Satwa Ditsamapta Polda Jabar, Iptu Yoga Prama, kepada TribunJabar.id di Kawasan Cadas Pangeran.

Yoga mengatakan, dua ekor anjing pelacak tersebut dilibatkan selama kebutuhan pencarian korban.

Kemudian, kata dia, pelacakan hanya bisa berlangsung efektif tergantung cuaca.

"Setiap satu ekor anjing pelacak efektifnya melacak satu setengah jam, anjingnya bergantian, " katanya.

"Mudah-mudahan hari ini korban berhasil ditemukan," tuturnya.

Hujatan Warganet

Ditemukannya Yana kemudian viral dan mendapat hujatan dari netizen di jahat dunia maya.

"Karunya ka ular koneng dan makhluk gaib nu di dinya difitnah," tulis akun Facebook Ini Narti. (Kasihak ular kuning dan makhluk gaib lainnya di Cadas Pangeran difitnah)

"Pokoknya malam Jumat ayeuna mah lupa ke isi celana, emutna keur Mang Yana," tulis akun Facebook Sigit Rambo. (Pokonya malam jumat ini lupa sama isi celana, fokus ke Mang Yana)

"Saya setiap salat fardu mendoakan Kang Yana semoga cepat ketemu dalam keadaan selamat, malah salat tahajud karena serem mendengar pesan suaranya, kenyataannya prank," tulis akun Facebook Tiwi Nurmala. (*)

0 Response to "Misteri Hilang Misterius Yana, Diduga Hilang Di Ambil Siluman Ular Kuning. Ternyata Ini Paktanya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel