Suami Kerja Jadi TKI, Istri Malah Tertangkap Basah Berduaan dengan Oknum Kades. " Belum Sempet Di masukin Ko pak!"

Suasana Dusun Apakbranjang, Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung mendadak heboh pada Rabu (14/4/).

Malam itu sejumlah warga menggerebek sebuah rumah yang ditempati oleh seorang wanita berinisial Pty.

Aksi massa berawal dari kecurigaan Pty yang sudah memiliki suami, namun bekerja di luar negeri tengah berduaan dengan pria lain.

Benar saja, warga berhasil menemukan pria tersebut yang bersembunyi di atas plafon kamar mandi di rumah Pty.

Warga dibuat geram saat tahu pria tersebut adalah Kepala Desa Pucanglaban berinisial MDK.

MDK digerebek warga saat berada di rumah Pty sekitar pukul 23.00 WIB.

Warga menemukan MDK berada di atas plafon kamar mandi rumah Pty, di Dusun Apakbranjang meski Pty awalnya mengelak disebut ada orang lain di rumahnya.

Meski tertangkap basah bersembunyi di plafon rumah seorang perempuan yang ditinggal suaminya menjadi TKI, kepala desa itu belum bisa diproses secara hukum.

Untuk sementara warga pun harus merelakan dugaan perzinahan kepala desa nya tidak bisa diproses hukum oleh Polsek setempat.

Kapolsek Pucanglaban Iptu Ipung Haryanto mengisahkan, ada sekitar 25 warga yang menggerebek MDK

“Warga menduga terjadi perzinahan antara Kades dengan stafnya,” terang Ipung, Kamis (14/4/2021).

Saat penggerebekan dilakukan, di rumah itu ada Pty bersama tiga anaknya.

Sementara suami Pty pekerja sebagai pekerja migran di Malaysia.

Pty dan anaknya mengaku tidak tahu ada orang masuk ke rumahnya.

“Warga kemudian geram dan mencari di dalam rumah,”sambung Ipung.

Awalnya tidak ditemukan seorang pun di seluruh ruangan.

Pencarian warga membuahkan hasil, saat memeriksa kamar mandi.

Ditemukan seseorang yang ada di atas plafon kamar mandi, dan ternyata orang itu adalah MDK.

“Akhirnya kami dipanggil. Kades bersama sepeda motornya kami bawa ke Mapolsek,” tutur Ipung.

Ada sekitar 100 orang yang mendatangi Mapolsek Pucanglaban, Kamis (15/4) dini hari.

Mereka bermaksud mengawal kasus ini, dan memastikan MDK serta Pty diproses secara hukum.

Ipung sempat memanggil empat orang perwakilan warga, dan memberi pengertian.

Warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Ipung memaparkan, dugaan perzinahan adalah delik aduan absolut.

Perkara ini bisa diproses jika pihak yang dirugikan, dalam hal ini istri Kades maupun suami Pty melapor.

“Istri Kades sudah datang, malah membuat surat pernyataan bermaterai, tidak akan melaporkan suaminya,” ungkap Ipung.

Ipung pun langsung berkomunikasi dengan suami Pty di Malaysia.

Jawaban suami Pty, masih akan membicarakannya dengan keluarga.

Dengan demikian kasus ini tidak bisa diproses, karena belum ada pelapor.

Kasus akan dilanjutkan jika suami Pty melapor di kemudian hari.

Meski diakui Ipung, sangat sulit untuk membuktikan terjadi perzinakan antara MDK dan Pty.

Sebab saat penggerebekan dilakukan, belum terjadi apa pun antara dua orang ini.

“Kecuali jika digerebek saat mereka telanjang, mungkin lain lagi. Sulit menemukan bukti mereka sudah berbuat zinah,” pungkas Ipung.

Buntut dari kasus ini, puluhan warga mendatangi kantor Desa Pucanglaban, Kamis pagi.

Mereka menuntut MDK dan Pty mundur dari jabatannya.

0 Response to "Suami Kerja Jadi TKI, Istri Malah Tertangkap Basah Berduaan dengan Oknum Kades. " Belum Sempet Di masukin Ko pak!""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel