Terungkap Fakta Pria Sadis Aniaya Istri dan Putri Kandung Berumur 10 Bulan, Polisi Beberkan Motif dan Hasil Urinenya


Terungkap fakta seorang pria sadis yang tega menganiaya istri dan putri kandungnya yang masih berusia 10 bulan. Akibat dari penganiayaan yang dilakukan pelaku Adrian Zulfad Panjaitan, istri pelaku RWS mengambil sikap tegas dan melanjutkannya ke proses hukum.

Alhasil, pelaku kini sudah ditahan dan mendekam di ‘hotel prodeo’ Polrestabes Medan. Dengan wajah murung, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya selama bertahun-tahun.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr. Muhammad Firdaus mengatakan bahwa pelaku saat diperiksa mengakui kesalahan dan menyesali perbuatannya.

“Untuk motifnya pelaku emosi hingga melakukan penganiayaan. Ketika anaknya menangis digendong oleh pelaku, di situ pelaku menyuruh anaknya diam sambil membawanya ke kamar mandi,” kata Firdaus saat dikonfirmasi, Kamis (10/3/2022).

Firdaus mengatakan, anak itupun diminta oleh korban, namun tidak diberikan oleh pelaku. Malah jidat anaknya ditepuk-tepuk oleh pelaku hingga korban marah dan terjadi pertengkaran.

“Nah, saat itu pelaku melakukan kekerasan fisik dengan menganiaya istrinya,” ucapnya.

“Untuk urine pelaku setelah kita tes hasilnya negatif narkoba,” tambahnya.

Sebelumnya, perbuatan sadis nan bejat oleh seorang ayah terhadap anak kandungnya yang masih belia terjadi di Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Seharusnya sebagai sosok ayah, pelaku Adrian Zulfad Panjaitan menimang-nimang dengan penuh kasih sayang putri kandungnya yang masih berumur 10 bulan, bukan malah menganiayanya.

Akibat dari perbuatannya itu, sang istri RWS melaporkan suaminya itu ke Polrestabes Medan dengan bukti laporan polisi nomor: LP/ B/ 748/ III/ 2022/ SPKT/ Polrestabes Medan/ Polda Sumatera Utara, tanggal 7 Maret 2022.

Pelaku menunjukkan hasil urinenya negatif narkoba. (Foto: Ist).

Persitiwa itu terjadi, Minggu (6/3/2022) sekira pukul 14.30 WIB. Saat itu pelaku sedang menggendong anaknya ANZ di kamar, akan tetapi anak korban malah menangis dengan kuat dan pelaku membawa anak korban masuk ke kamar mandi. Melihat itu, RWS (pelapor) meminta kepada pelaku agar anaknya diberikan kepadanya untuk digendong.

“Namun pelaku tidak mau dan tiba-tiba korban melihat ada kemerahan di dada sebelah kiri anaknya itu. Korban spontan marah kepada pelaku sehingga terjadi keributan,” kata Muhammad Firdaus kepada wartawan, Rabu (9/3/2022).

Masih dijelaskan Firdaus, pelaku yang tak terima dimarahi kemudian turut menganiaya korban dengan menendang bokong sebelah kiri korban sebanyak 3 kali dan memukuli kepala korban. Selain itu, pelaku juga memukul tangan kanan korban sampai memar dan mencekik serta mencakar lehernya.

Usai melakukan perbuatannya, pelaku dengan entengnya meminta maaf kepada korban dengan mengatakan bahwa dirinya silap.

Tak sampai di situ, kejadian penganiayaan kembali terulang. Pada, Senin (7/3/2022) sekira pukul 18.45 WIB, korban sebentar keluar rumah hendak mengirim barang dari aplikasi ojek online. Saat kembali masuk ke dalam rumah, korban melihat anaknya itu sedang digendong oleh pelaku dalam keadaan menangis/menjerit.

“Lalu korban melihat pelaku menepuk-nepuk wajah anak korban sambil menyuruh diam. Korban yang histeris berteriak meminta tolong hingga para tetangganya pun berdatangan dan mengambil anak korban dari gendongan pelaku,” sebutnya.

Saat dilihat, wajah anak korban sudah memar dengan terus-terusan diduga menahan sakit akibat dipukul pelaku. Selanjutnya, warga yang geram langsung mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polrestabes Medan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Terhadap pelaku sudah kita tahan dan dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) 44 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT atau tindak pidana kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara,” pungkasnya. *

0 Response to "Terungkap Fakta Pria Sadis Aniaya Istri dan Putri Kandung Berumur 10 Bulan, Polisi Beberkan Motif dan Hasil Urinenya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel